• No.Telp

    (031) 806 1010
  • Waktu Pelayanan

    Senin - Jumat, 07:00 - 16:00
  • Alamat

    Jl. Siwalanpanji, Buduran, Sidoarjo

PPDB

  • Home
  • Berita
  • Tentang Sekolah

SPUBER

12 Desember 2023

90's Jadi Tema Untuk Ramaikan Traditional Festival di SMP Sepuluh Nopember

Download Attachment

Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) memberi ruang dan waktu untuk siswa dan siswi agar bisa mengembangkan kompetensi serta memperkuat karakter dan Profil Pelajar Pancasila. Dengan demikian siswa dan siswi diharapkan untuk dapat ikut berpartisipasi dalam rangka menumbuhkan kapasitas dan membangun karakter luhur siswa dengan belajar dari lingkungan sekitar. Beberapa tema dari kegiatan P5 sangat banyak dan beragam, SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo memilih salah satu tema untuk ikut serta dalam memfasilitasi kegiatan P5. "90's TRADITIONAL FESTIVAL, BAZAR & FASHIONSHOW" tema yang dibuat agar siswa dan siswi tidak lupa akan kultur budaya daerah sendiri. Wayang, Tari, Bazar makanan tradisional, dan Outfit 90 an akan menjadi isi dari pelaksanaan kegiatan tersebut, alunan lagu tempo dulu akan menjadi iringan terselenggaranya acara ini dari dimulainya acara hingga berakhirnya acara. Pagelaran wayang dengan olahan bahan plastik  hingga tari tradisional karya siswa dan siswi akan ditampilkan saat acara puncak berlansung, dipadukan dengan pakaian tempo dulu yang dipakai oleh para civitas SMP Sepuluh Nopember akan menjadi gaya baru di lingkungan sekolah.

Wayang yang menjadi salah satu seni budaya luhur yang masih berkembang dari zaman ke zaman, saat ini seni wayang juga masih sangat diminati dan digemari. Dalam pertunjukan wayang sangat unik yaitu menggunakan bayangan, dan arti wayang sendiri ialah bayangan. SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo membuat salah satu kegiatan tersebut untuk memperkenalkan kepada para siswa siswi terkait keelokan dan kearifan dari seni wayang.

Pameran seni wayang yang diselenggarakan di SMP Sepuluh Nopember sangat beragam dari bentuk, model, warna, dan jalan cerita. Wayang yang dibuat oleh siswa dan siswi terbuat dari bahan daur ulang (plastik, kardus, dan mika). Wayang yang dibuat juga tidak hanya wayang tradisional namun juga wayang modern, "Saya membuat wayang tersebut agar terlihat berbeda dan menumbuhkan inspirasi baru" ucap salah satu siswa yang membuat wayang daur ulang.

Pembuatan wayang dilakukan dengan cara berkelompok oleh siswa dan siswi lalu saat pameran diadakan, siswa siswi, dewan guru hingga kepala sekolah SMP Sepuluh Nopember akan melakukan voting setelah melihat pameran wayang yang telah dipamerkan.

Pembuatan wayang dan pameran wayang ini tidak semata-mata hanya untuk meramaikan kegiatan ini saja, namun juga digunakan sebagai bahan pembelajaran siswa dan siswi serta civitas SMP Sepuluh Nopember agar mengetahui akan kebudayaan leluhur.